Hidup memang terasa cepat berlalunya bagaikan pedang yang menebas setiap detik hidupku dan kini seperempat hidup telah kulewati , namun masih ada penggalan-penggalan yang menyesakkan rasa penasaran di dadaku.
“ Ingatku saat kita berlari-lari kecil bersama…. kau panggil diriku tuk mengajakku menimba ilmu menjumpai guruku yang cantik ”
Wahai kekasih masa kecilku… dimanakah engkau kini berada.
** * **
Yap … cukup kalimat pembukanya… yang ingin saya sampaikan bahwa dulu ketika masih seumuran sekolah dasar entah kenapa saya telah memiliki rasa terhadap lawan jenis , singkatnya saya bersahabat cukup dekat dengan dua orang anak perempuan selain dengan kumpulan anak lelaki, yang satu berinisial “D*Na” dan yang satu lagi berinisial “R*Ma”.
Dan persahabatan ini bagi saya kala itu bukanlah sekedar persahabatan anak kecil yang bermain dan bercanda, karena hingga hari ini pun ada rindu disudut hatiku yang bertanya dimanakah dia berada? apakah dia telah berkeluarga? ataukah dia masih sendiri? bagaimana rupanya kini? apakah mereka berdua masih manis seperti dulu? sungguh raut cantik dan indahnya senyum mereka masih dapat kugambar dengan jelas dalam anganku. Dan rasa rindu yang kurasakan bukanlah rindu seorang sahabat tapi rindu seorang kekasih walaupun hanya sekeping disudut hati.
Apakah perasaan ini benar kurasakan diumurku saat itu, ataukah hanya tipu daya hati semata. Kadang ada rasa sesal kenapa dulu ku mau ikut orang tua-ku pindah dari satu daerah ke daerah lainnya, dan kenapa pula kubertahan dipelabuhan terakhir tempat persinggahan orang tuaku ini… tentu karena ku masih kecil tak layakku menantangnya.
Kalau waktu bisa berputar balik ingin rasanya ku tak meninggalkan mereka berdua… Ingatku mereka sama cantiknya, sama manisnya, sama baiknya, sama perhatiannya padaku, dan mereka sungguh mau berbagi kebahagiaan bersamaku kala itu, siapapun diantara mereka pantas kupilih tuk jadi kekasih masa depanku, itulah keyakinan hatiku kala itu.
Saatku pergi berpisah dengan mereka … ada terucap janji halus kusampaikan disudut hati bahwa nanti ku kan kembali mencari mereka. Apakah karena ini sekeping rindu dihatiku sulit tuk kuhapuskan.
Terima kasih..tulisan kecil ini ku dedikasikan untuk “kekasih-kekasih masa kecilku”
Gambar dari uncle google.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar