Minggu, 31 Oktober 2010

De Javu: Lelaki Matahari, Kupu-Kupu, & Rembulan


Ehmm…. Rembulan dilangit yang kelam sedang menutup diri disaput awan gulita, seakan tak hendak pergi meninggalkannya dan selalu mengikuti kemana dia melangkah….ehmm.

Cahaya sang mentari menyinari hangatnya pagi, membuka mata hati dalam balutan keindahan sejati, kulangkah imaji menuju taman yang hijau bak lautan permadani dari surga

Ehmmm…. Mata, Mata hatiku terlena melihat anggun kupu-kupu bersayap ungu yang sedang melayang bak harmoni penyejuk sukma, menari indah dalam imaji, melambaikan warna keteduhan dan keindahan nan sejati pula.

Pagi ini sang Rembulan tak’kan muncul, pagi ini Rembulan tak’kan menyapa, pagi ini Rembulan hilang bersama nafsu angkara sang Lelaki Matahari…. Ehmm Lelaki Matahari

Sang matahari berucap dalam maaf jika teriknya mengoyak sayap ungu sang Kupu dan menutupi cahaya sejati sang Rembulan, bersama hangat angan imaji yang menghampa

Hatinya, adalah hati yang menghambakan keindahan akan cipta sang Kuasa dalam pelukan asa yang tak kunjung usai.

Hatinya, adalah hati yang luas bebas bagai gerak ombak samudra mengalir menyatu dinamis dengan sang alam saat Purnama bersinar

Hatinya, adalah hati yang penuh kasih dalam peluk sayang yang mencinta dalam ketulusan mengikat keindahan didalam samudera jiwanya.

Hatinya, adalah hati yang lembut bagai kapas awan yang menggantung diawang-awang ingin turut kupu-kupu ungu yang sedang bercengkrama

Hatinya, adalah hati yang teduh dibuai oleh sentuhan dan hembusan lembut Sang Rembulan dalam bayang kupu-kupu ungu diantara malam dan saat mentari tersenyum

Hatinya, adalah hati yang merindu Rembulan dalam kehampaan cinta sejati didunia fana ini.

Hatinya, adalah hati yang mengikat kesetiaan sejati dalam rentang hati anugerah kutukan cinta teramat berlebih yang diberikan-Nya

* * *

Wahai… kupu-kupu ungu ingatku akan larik disayapmu, berujar dalam anggun sebuah kata …

Aku berjalan ke barat..matahari mengikutiku di belakang
Ku ikuti bayang-bayangku sendiri yang memanjang di depan…
Pernah terpikir apakah aku atau matahari yang menciptakan bayang-bayang…?

Wahai kupu-kupu ungu…. engkaulah bayang-bayang yang sedang menari itu.

Rembulan bersama angin pagi hanya mampu menghembus kata :

Hanya waktu yang tahu jawabnya,Sebab ia menyimpan segalanya Rapat-rapat,

Juga tentang tanya dalam hati, Bilakah semua kan berujung

Wahai Rembulan…. engkaulah sang tanya saat malam turun ke bumi.

Teruntuk sumber inspirasiku nan indah Kupu-Kupu Ungu &

Rembulan Purnama dimalam yang kelam

Have a nice weekend for you.

Gambar from uncle google

Sabtu, 30 Oktober 2010

Wahai Wanita, Agresif-lah!

“Sorry ya…Bro tulisan kamu nggak benar tuh, kita nih para wanita harus jaim ama lelaki dilarang keras agresif, emangnya apaan… murahan kali yee, sekali lagi sorry Bro!!” ehmm itulah yang dikatakan oleh seorang teman wanitaku diatas sini … di dunia yang bernama BUMI tapi tak mem-BUMI… bagiku sih.

Nah, sebagai seorang Lelaki yang telah banyak melihat bagaimana hati seorang wanita dalam menahan perasaan yang mengganjal dihati bagiku fenomena menjaga image ini sudah saatnya harus kalian akhiri wahai wanita, kini saatnya kalian harus lebih berani dalam menentukan dan memilih serta egois dalam merebut kebahagiaan bagi kalian… ya… kebahagiaan untuk didampingi dan mendampingi kekasih idaman hati. Karena sebagai Lelaki Bodoh aku cuma bisa menahan perasaan melihat kalian ter-SIKSA batin hanya untuk hal sepele yang bernama “JAIM”. Mending kalau hati kalian yang telah terpaut dengan lelaki yang juga menahan hatinya itu , diserahkan saja padaku karena aku cukup banyak cinta untuk dibagikan…. Sorry kebablasan bakat lahir kebawa-bawa nih… sorry… hehehehe.

Nah, saya mulai bingung mo bagi dari mana dulu biar kalian bisa mendapatkan hasil maksimal dari tulisan ini karena emang banyak versinya, well sekarang mari kita lihat dari versi jenis Lelaki yang telah menaut hatimu. Dan banyak kasus cinta yang tidak jadi kenyataan karena banyak Lelaki yang tidak berani mengungkapkannya dan kadang berharap kalianlah wahai wanita yang memancing mereka untuk mengungkapkan perasaan yang mereka rasa pada kalian wahai wanita, nih tipenya :

Lelaki Under Standard

Seandainya lelaki pujaan hati yang telah menawan hati kalian itu seorang lelaki yang Pendiam, Kalem, Pemalu dan Alim bin Jaim juga, atau dalam istilahku Under standard, diriku tidak menyarankan kalian untuk mengumbar ke-agresifan terlalu berlebih karena dikhawatirkan mereka akan tambah takut dan berpikir negatif terhadapmu.

Tapi sebelum keagresifan ini engkau lakukan sebaiknya lihat melalui hati dan trik-trik kecil untuk melihat apakah mereka benar-benar tertarik pada dirimu, seandainya kalian kesulitan membaca gelagatnya karena memang lelaki jenis ini agak sulit di prediksi sebab mereka mampu menyimpan isi hatinya secara baik, Taaaaapi sekuat apapun dia menyimpannya akan dapat kelihatan juga kok.

Lelaki Jenis ini sebenarnya “mungkin saja” menyimpan rasa yang sama terhadapmu dihatinya tapi dia pun tak sanggup untuk mengungkapkannnya. Jadi gunakan cara pendekatan pelan, pelan, tapi pasti. Dengan cara memancingnya untuk memperlihatkan rasa terpendamnya tanpa disadari caranya :

a) melalui kata-kata, misal ; ketika ada waktu ngobrol dengannya lakukan percakapan ini :

Kamu : “ehmm, mas malam minggu ntar nggak ada acara ya?” tanya dengan suara pelan dan datar.

Dia : “ehm, nggak ada” dia akan menjawab tanpa melihat mata kamu dan nadanya juga pelan.

Kamu : “Lho, emang nggak sepi ya.. Mas?” tanya dengan suara pelan dan datar aja dibarengi senyum.

Dia : “eh.. kadang sih” dia akan menjawab sedikit mulai pede, tapi intonasi masih ragu.

Kamu : “ehm.. kalo sepi dirumah, Mas main aja kerumah aku ada dirumah kok” sambil lihat mukanya.

Dia : “eeeh… iya dik” jawabnya udah untuk ditambah “dik” , paling-paling eh.. iya.

Kalau ternyata dimalam minggu berikutnya dia mau kerumahmu berarti dia pasti ada hati.. dijamin.

b) melalui pemberian, misal ; ketika kamu sedang membuat kue atau makanan yang cukup enak, silakan coba - coba kamu antar kerumahnya…… satu kali, dua kali, tiga kali, dia akan mulai merindukanmu, tapi dengan catatan rumahnya nggak jauh-jauh amat dari rumahmu dan coba tarik dia melalui keluarganya. Syukur-syukur dia ngekost atau nyewa rumah ortu-mu, ini mah gampang.

c) melalui permintaan tolong, misal ; ketika engkau butuh untuk diantar atau ada sesuatu untuk diselesaikan namun nggak ada waktu (atau kondisikan deh, kalian kan pintar tentang hal itu), dan dia ada disekitar situ… silakan coba pancing dan berani aja memulai percakapan sedikit agresif,contoh:

Kamu : “ehm… Mas, mas bisa tolong antarin aku ke acara ultah temen nggak, besok malam?”

Kamu : “Mas, aku nih lagi bingung, besok makalah untuk diserahin ke dosen belum ku jilid, bisa tolong bantu aku jilidkan ke tempat foto copy nggak ?” padahal dia lagi baru mo nyantai nih.

Kamu : “ehm… Mas bisa minjam laptopnya, nggak bentar aja mau cek status kompasiana nih?” padahal dia lagi sibuk nih.

Nah, kalau salah satu dari ketiga permintaan kamu diatas dilaksanakannya, dengan memperlihatkan sikap tubuh dan jawaban yang serba salah (bukan muka bete), maka kamu sudah dapat memastikan diapun ada hati, karena mereka tertutup dan mereka sungguh butuh sedikit dorongan darimu untuk berani mengungkapkannya padamu.

Nah cara mendorongnya mengungkapkan perasaan kalian berdua ;

Dengan cara menanyakan langsung statusnya tapi dengan nada pelan dan datar ya, ingat pelan dan datar, dan biarkan dia yang memutuskannya, seperti :

Kamu : “eeeh.. Maaf mas kalo boleh tahu, mas udah punya pacar ?”

Dia : “ehm.. nggak “ dengan nada datar dan mulai kelihatan gugup mukanya.

Kamu : “ehm… Mas kamu malu nggak kalo kita temanan kayak sekarang ?”

Dia : “eee… apa, gimana..eeeh ? dia tambah malu dan mulai nggak karuan.

Kamu : “ehm.. ya udah nggak papa deh, nggak jadi ahhh” nada suara agak panjang tapi tetap pelan.

Dia : “emang kamu mau temanan sama aku?” dia mulai menjawab atau diam jika nggak ada hati.

Kamu : “ehm.. kalo aku sih nggak usah ditanya lagi mas, sekarang aja aku mau jalan ama kamu”

Kalau sudah ketahap ini berarti kamu dan dia udah sah, jadian… tinggal dipoleeeeees ding dikit beres.


Lelaki Tipe Standar

Kalaulah jenis cowok yang kamu hadapi orang yang supel, periang dan gentle banget, kamu tinggal tingkatkan kadar agresifitasnya dengan cara merubah gaya kamu menjadi supel, periang dan feminim (saya tidak menyarankan menjadi orang lain tapi memang seharusnya kita menjai tipe manusia yang seperti ini, dan camkan didalam bawah sadarmu bahwa kalian setiap wanita itu adalah mahluk yang menarik bagi semua lelaki, rasakan dengan percaya diri yang tinggi).

Biasanya cowok seperti ini apabila kamu tanyakan secara langsung dan tanpa malu-malu plus sedikit diselipkan dalam guyonan atau humor atau pujian lebay, maka akan gampang menjatuhkannya. Pujian Lebay yang saya maksud harus dalam konteks yang tulus dan bersifat umum, seperti :

Kamu : “Mas… kamu orangnya paling baik deh” dengan nada riang

Kamu : “Mas… paling deh, paling ganteng deh kalo mo bantuin aku” tetap dengan nada manja.

Kamu : “Mas… tolongin ya, tolongin ya, sungguh deh mas baik deh?” tetap dengan nada kenes.

Kalau dia merasa nyaman dan dengan tertawa mau melaksanakan yang kamu minta, percayalah dia ada hati padamu………. Tinggal gimana ungkapinnya.

Nah cara mendorongnya mengungkapkan perasaan kalian berdua ;

Kamu : “Mas, aku nih sebenarnya cantik nggak sih?” sambil tersenyum

Dia : “kamu cantik kok…hehehehe” diapun nampak tersenyum dan kelihatan sok serius.

Kamu : “ehmm… mas kalo menurutmu aku pantes nggak sih jadi pacar kamu?” tanya dengan senyum.

Dia : “yang bener nih.. ah becanda kamu” dijawab dengan senyum juga.

Kamu : “Nggak… bukan gitu, kok aku ngerasa nggak pantes ya, dekat sama kamu?” masih nada senyum.

Dia : “ehm… pantes kok, justru aku yang ngerasa nggak pantes deh kayaknya” agak serius

Kamu : “kalo menurut mas, selama kita temanan kayak sekarang, jalan bareng rasanya aku senang deh”

Dia : “aku senang juga kok, ehmm tapi apa benar kamu mau” nah baru kelihatan hatinya.

Kamu : “mau apa Mas?”

Dia : “kalo kita jalan bareng? Tanyanya sedikit gugup.

Kamu : “ehmm… emangnya aku selama ini pernah nolak nggak sih kalo jalan sama mas?” nada pelanin.

Dia : “ehm.. iya yah”

Kalau sudah ketahap ini berarti kamu dan dia udah sah, jadian… tinggal dipoleeeeees ding dikit beres.

LELAKI Playboy (Mereka Berwarna Ungu diantara Merah dan Biru)

Untuk Playboy Nggak usah pake acara dipancing……biar dia ngurus urusannya sendiri …… kakakakakakak.

Tulisan ini kudedikasikan pada seluruh rekan-rekan kompasiana yang sedang dalam penantian karena keraguan dan asa yang menggantung dari pujaan hatinya, dan janganlah engkau korbankan rasa dan dirimu hanya karena engkau terus menilai dirimu dalam koridor menjaga image, Please deh.. tolong calon kekasih hatimu itu, mungkin saja diapun merasakan hal yang sama cuman takut ditolak sehingga tidak berani mengungkapkan perasaannnya padamu. Good Night Sis… I udah mulai ngantuk besok mo nyetor muka lagi dikantor Kenthir.

Gambar dari uncle google.

Jumat, 29 Oktober 2010

Wahai Wanita! Lihatlah Untai Kata harapan Lelaki

Inginku sederhana…menjadi ibu dari anak-anakmu, juru masak dari laparmu, juru pijat dari letihmu, teman dari sepimu, pendengar dari keluh kesahmu, tangis dalam sedihmu, tawa dalam bahagiamu, penopang dalam rapuhmu, penyejuk dalam marahmu, makmum dalam sholatmu, pengamin dalam do’a-do’amu, juga maaf dalam khilafmu.

Inginku sederhana…menjadi rusuk yang senantiasa melindungi jantungmu yang tak letih berdetak, dalam sebuah naungan yang suci; munakahat.

Demi hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari ini… dan yang tidak jatuh tertimpa tangga perubahan dunia yang sangat cepat dan hampir-hampir bisa merobek dan merusak segala sendi kehidupan manusia… terkhusus bagi para Pemuda Negeri Yang Kucinta.

Lihatlah… lihat…. Untaian kata sederhana diatas dari seorang wanita yang sungguh, sungguh indah untuk dinikmati makna dan artinya. Ehm.. Nampak sederhana dalam rangkai kata namun indah dalam makna.

“Makna Bait Pertama”

“Inginku sederhana…menjadi ibu dari anak-anakmu, juru masak dari laparmu, juru pijat dari letihmu, teman dari sepimu, pendengar dari keluh kesahmu, tangis dalam sedihmu, tawa dalam bahagiamu, penopang dalam rapuhmu, penyejuk dalam marahmu, makmum dalam sholatmu, pengamin dalam do’a-do’amu, juga maaf dalam khilafmu

Makna yang dipendam bait ini tidaklah sesederhana kelihatannya, tapi inilah hakikat sebenarnya dari seorang wanita menempatkan dirinya sebagaimana yang telah ditetapkan menurut fitrah wanita di dunia, Ehm.. diungkap dengan deret kata sederhana namun mengena pada hakikat sejatinya.

Wahai Wanita… camkan untai kata pada bait pertama ini pastilah engkau akan hidup bahagia dalam kebahagian sempurna baik dunia maupun akhirat … lafazkan dan jadikan nyata dalam bingkai keikhlasan, dan yakinlah engkau justru akan mendapatkan yang sebaliknya dari sang kekasih hati :

“Menjadi istri yang baik dari anak-anakku”

“Tak akan pernah lapar dan dahaga dirimu, karenaku akan bekerja mempertaruhkan jiwa dan raga untukmu wahai wanitaku”

“Tak akan letih dirimu karena senyumku akan selalu membasuh lelahmu”

“Selalu ramai rumah ini dengan sendaku bagimu”

“Lihatlah jiwa ragaku telah mati hanya untukmu, dan bermunajah untuk bersamamu dalam suka dan duka”

“Engkau tak akan pernah rapuh karenaku disampingmu”

“Engkau bagai air sejuk dari mata air yang selalu menenangkan jiwaku walau terik hatiku”

“Surgaku adalah surgamu dunia dan akhirat”

“Makna Bait Kedua”

Inginku sederhana…menjadi rusuk yang senantiasa melindungi jantungmu yang tak letih berdetak, dalam sebuah naungan yang suci; munakahat.

Makna yang dikandung bait kedua ini sungguh hakikat dari dihadirkan dan diciptakannya seorang wanita ke dunia ini.

Wahai Wanita… camkan untai kata pada bait kedua ini pastilah engkau akan menjadi wanita sejati yang diharap oleh para Lelaki. Tanam dalam pikirmu setiap engkau mengambil segala keputusan yang berhubungan dengan kehidupan antaramu dengan berlandas pada bait ini, maka hadirlah keharmonisan jiwa berkat dari kesadaran sejati arti dirimu. Dan yakinlah bahwa kekasih hatimu akan menjadi :

“Wahai wanitaku engkau akan menjadi jantung itu sendiri yang senantiasa terlindung dalam hatiku yang dinaungi cinta dan kasih sayang yang tulus sepanjang engkau masih berdetak dalam langkah hidupku”

Pesanku seorang Lelaki disudut sini, untai kata sederhana tersebut merupakan hakikat yang tak akan bisa ditawar hanya oleh perubahan dunia dan keinginan merangkul dunia dalam hias dan buai indah dunia sesaat yang selalu berada dihati setiap wanita, sehingga kalian mendapatkan seorang Lelaki yang akan membuatmu bahagia dunia dan akhirat.

Ehhhmmm, cukup mengenai Hakikat di sore hari yang indah ini…. Dalam renung mengingat detak yang tak beraturan disudut hati Lelaki Bodoh ini.

With Smile for you from here…… yeah from me.

Fleeboy & Pertapa Kenthir - Baybay Rangkat

Alkisah…. Setelah berjumpa dengan wanita bertopeng dan berkerudung serta nginap semalam di Desa Rangkat Sang Fleeboy Kenthir akhirnya memutuskan bahwa misi harus dilanjutkan.

Sebenarnya sih Fleeboy Kenthir masih betah di Desa Rangkat karena disana banyak bunga yang dapat dipetik, namun Fleeboy Kenthir sadar bahwa disana bukan tempatnya. Dia merasa Desa Rangkat terlalu sempurna dan terlalu indah untuk ditandainya, dan lagian diapun merasa bahwa dia orang yang paling bodoh didesanya “Desa Hilang”, apalagi di Rangkat konon kabarnya banyak Puitisman Puitiswoman yang Intelek (itu sih menurut versi Penyair Euuuuudan).

Ehmm… tapi dia sungguh terpesona dengan Gadis berkerudung yang telah melihatnya berganti baju waktu itu… iya siapa lagi si Uleng Tepu Bulan Purnama yang maniz bagai Tebu Madu yang hari itu berkerudung em-pink. Hehehe “Suatu hari engkau kan ku cium deh, sekarang ane kasih kesempatan Playboy Desa Rangkat untuk berusaha dulu deh” pikirnya (dasar Playboy otaknya cuma lendir campur kecap).

Well… nasib baik Fleeboy Kenthir dipinjamin seekor keledai yang cukup sinting oleh wanita bertopeng untuk ditungganginya menuju Planet Kenthir, dan dia berjanji untuk mengembalikannya suatu hari nanti dengan 3 unit komputer komplit untuk menambah isi Warnetnya.

Nah perjalanan menuju misi ke Planet Kenthir inilah yang akan berlanjut :

Setelah berjalan seharian dari Desa Rangkat tanpa henti, tanpa duduk, tanpa minum, tanpa makan, yang pasti masih pake kencing dan pake celana … Fleeboy Kenthir terus melangkah dengan Keledai Sinting yang malah kadang-kadang harus dipanggulnya karena Keledai ini sering merajuk bin ngambek.

Tibalah Fleeboy Kenthir di persimpangan jalan, dan dia udah nggak mampu menahan pipis dan raungan perkutut yang selalu dibawa kemana-mana. “Hem.. itu ada gubuk tua hehehe” ujar Fleeboy Kenthir sambil narik restliting celananya. …. Seeeerrrrrrr…..serrrrr.

“Cuh..cuih…. setan hujan apa yang hangat campur garam nih… setan gundul… wuih pesing sontoloyo manusia apa yang berani kencing sembarangan…sontoloyo” ujar suara keras bercampur marah.

Saking terkejutnya perkutut asli milik si Fleeboy langsung ciut dengan refleks… suuuut mengecil, karena dinding yang disiram pupuk urea cair itu tembus kedalam gubuk.

“Maaf… maaf mbah saya lupa permisi numpang kencing mbah, saya pikir gubuk ini kosong… maaf mbah…” ujar Fleeboy kenthir (dengan nada takut bukan kepalang).

“Hei.. sontoloyo prekitiew siape ente, sembarangan aja buang hajat mau mate kowe hah…” ujar si kakek tua bercelana katuk.

“Maaf mbah… maaf sungguh beribu maaf ane minta maaf deh… mbah ngertiin dong, kan embah juga punya perkutut mbah.. nih perkutut agak susah diajak kompromi” Fleeboy kenthir memohon.

“Ya udah, mbah..mbah…emangnya ane mbah lue, ente mau kemane wahai anak muda?” ujar si tua bertanya.

“Ane mau ke Planet Kenthir Mbah, mo ikut Kenthir got talent mbah…” jawab si Fleeboy.

“Wakakakakkak… KENTHIR GOT TALENT …wakakakakakaka pasti ciptaan Kopral Kenthir-kan…wakakakakak… panggil ane Kong aja… KGT-KMB…wakakakakak dasar Kopral Kenthir”…. Engkong tertawa sampe muka keriputnya udah kayak kulit kambing kena panas udah hitam ngerut lagi….hiiih.

“emang napa Kong?” ujar Fleeboy kenthir.

“Dia pernah jadi murid ane duluuuuuu… tapi karena kenthirnya nggak sembuh-sembuh terpaksa die ane lepas ke Planet kenthir…wakakakakkkakkekekkekkk” ujar Kong Pertapa sambil ketawa ngakak.

“Kong … nape kong disini, nggak ada anak bini Kong?” tanya Fleeboy Kenthir.

“Enak aja lue.. ane hingga hari ini udah daftarin 89 orang bini, sembarang ente… disini ane bertapa, iye ane pertapa you know… PERTAPA … puas ente!!” ujar KONG Pertapa.

“waw… 89 orang istri kong…wadau gimana gilirnya kong?” tanya Fleeboy Kenthir.

“Walah itu mah gampang, ntar ane ajarin ya… hehehe… heh anak mude asal ente dari mane?” ujar Kong Pertapa.

“Ane dari desa Hilang … kong “ jawab Fleeboy Kenthir.

“wakakakakakakakak… Desa Hilang …. Desa Hidung Belang…. Heheheheh.. pantes-pantes… sini lue mendekat!!”

Fleeboy kenthir mendekat dengan muka bodohnya.

“ehmmm…ehmmm… wajah ente lumayan, hidung nggak terlalu mancung cukup pesek, rambut lurus hitam, bibir ente cukup sensual, ehm… dagu ente cukup tegas…hehehe muka ente banyak Tai lalernya… bagus… ente ada bakat dan memang keturunan desa Hilang, siape nama enyak lue?” Kong Pertapa sok toy.

“nama nyak ane Katy Sarone kong… emang napa?” tanya Fleeboy Kenthir heran.

“wakakakakakak… ente anak Katy wakakakaka.. dulu dia pernah jadi pacar ane … hehehehe, babe lue siape?”

“Ane juga nggak tau Kong … babe ane siape nyak ane keburu meninggal ketika melahirkan ane Kong” jawab Fleeboy Kenthir dengan nada ketir…hiks.

“ehmm…. Begitu karena ente anak Katy, ane ajarin sama ente bagaimana cara dapatin wanita yang banyak ya…hehehe, tapi janji ente nggak boleh salah gunakan ilmu ini… ye” ujar Kong Pertapa.

“baik kong… baik…ane Cuma lulus SD di Desa Hilang Kong, pelajaran ane baru cara hitung-menghitung PHB, budi pekerti PHB, cara melihat wanita dari kaca mata hidung belang dan dasar-dasar merayu yang baik kong… teknik lain belum dapat Kong” ujar Fleeboy Kenthir.

“hahahahaha… bagus..bagus ente udah tamat SD Hidung Belang, ane dulu pernah ngajar sebentar disana… hehehehe sebagai guru matewanite… tapi ente belum lahir, nah sekarang ane ajarkan jurus itu pada ente semoga bermanfaat hehehehe” ujar si Ngkong denga pedenya.

“mau kong mau… “ ujar Fleeboy Kenthir hampir keluar ilernya.

“Pelajaran Pertama saat bertemu wanita cantik lihat dari kakinya, lanjut naik ke pahenya, lanjut naik ke bokongnye…. Nah sampe sini stop sebentar narik napas… lalu lanjutin naik ke pinggulnya, lanjut naik kedadanye, lanjut naik ke mate…………..nah saat dimate stop…. Pandang terus dalam-dalam-dalam… lihat sampe kedalam”

“Kedalam mane Kong … ke pakaian dalamnye…. Wakakakakak” ujar Fleeboy Kenthir.

“Diam sontoloyo… bukan kepakaian dalam… tapi kedadanya….. hehehehe” ujar Ngkong.

“Wah…engkong kalo ngeliat kedadanya … ane nggak berani, tante ane Mariska Lubis ngelarang itu Kong” ujar Fleeboy kenthir.

“Dasar bego bukan ke payudara goblok!! Tapi ke HATI… HATInya yang harus ente sentuh… sentuh dengan mata hati juga dengan senyum manis dan tatapan sayu kayak tatapan ariel peterpan..hehehehe… tapi jangan terlalu tajam…. Ntar mata lue dicoloknya baru tau…hehehehe” ujar Kong Pertapa dengan pedeeeee sekali.

“Iya Kong… ane paham, hehehe..”

“Kring…Kring…Kring…” suara hape…. “halo honey ntar lagi babe pergi … oke aman deh…. Iye” Ngkong jawab hape.

“Kong … siape tuh kong, anaknya ye…. Boleh dong kenalin ane, ane kan keren kong? Ujar Fleeboy.

“Setan lue… itu bini gue.. nyuruh pulang ngungsi dulu dari pertapaan… gunung tuh mo meletus, emang ane sinting mau ngelawan alam… emang ane Tuhan.. nggak deh, enak ane ngungsi banyak cewek dipengungsian…hehehe”

“Wah … benar juga Kong, ane mo pergi juga dari pada mati konyol, kan tadi ane ada dengar peringatan dari Pemerintah Negeri Mimpi ya.. kita disuruh ngungsi secepatnya… hehehe pintar lue Kong”…..

“Udah dulu ye … anak mude ntar kalo ada umur kite jumpe lagi… ane ngungsi dulu, bini udah nunggu heheheh?”

“Ntar dulu Kong, tadi Kong bilang pernah macarin emak ane… jangan-jangan ane anak engkong nih?” tanya FK, karena curiga sama si Kong , istrinya aja ada 89, pasti nih orang ngecer sana, tembak sini nih.

“Sontoloyo lue…. PERKUTUT ANE UDAH NGGAK HIDUP DARI DULU..!!! gimane juga bisa muncul ente… sialan” jawab engkong Pertapa sambil melangkah dengan ilmu meringankan tubuhnya…. Syut…Syut…Syut.

Tinggallah Fleeboy Kenthir termenung dan ngomong sendiri “Pantesan bisa punya istri 89 orang… rupanya PERKUTUTNYA nggak hidup… wakakakakaakakakak… Kong… Kong… Kong, sial lue Kong”

Hei Keledai sini lue, kita lanjut perjalanan ke Planet Kenthir ya… Kami datang Kenthir Got Talent hehehehehe………. Wakakakakak. Orang gila nulis ketawa sendiri.

Bersambung…. Fleeboy Kenthir dan ????????

Demikianlah kisah ini tanpa ada maksud dan tujuan apapun sekedar reka-teka Penulis Bodoh yang sedang berimajinasi dalam dunia tanpa batas ini….. bagi nama yang tersebut mohon tidak diambil hati… karena tulisan ini nggak pake hati tapi pake rasa, rasa asin, rasa asam, rasa cabe, rasa nanas, rasa kopi, rasa pete, dan rasa – rasain lue… hehehehe.

Rabu, 27 Oktober 2010

Fleeboy Kenthir Tersesat di Desa Rangkat

Ingin rasanya ku pergi ke Planet Kenthir diantara venus dan mars, untuk ikut Acara Kenthir Got Talent… tapi tentu perjalanan kesana tidaklah mudah. Tapi karena aku salah satu yang dianggap kenthir di Desaku, apalagi tadi siang Kong Ragile Kopral Kenthir telah mengirimkan surat warga panggilan Planet Kenthir terdaftar No.49 atas Herry Fleeboy Kenthir hehehe…. Warga kenthir emang sinting pake nama seenak udel, nggak pake acara potong kambing. Tapi sungguh janganlah keliru mereka kenthir-kenthir yang berbudi.

Kubulatkan tekad untuk berjumpa para tokoh kenthir yang mashyur Kopral Kenthir Kong Ragile, Camat Kenthir Nuraziz, RT Kenthir Amaluddin Spiderman gendut, dan tokoh-tokoh kenthir lainnya yang semuanya mempunyai semboyan Sekali Kenthir Tetap Kenthir … Sekali Sinting ya tetap Sinting..hehehe.

Kuputuskan malam ini juga, kan berangkat ke Planet kenthir dengan tunggangan kuda belang yang setengah ueeedan… dialah kuda paling kenthir di desaku. Hup, tas ransel telah kupanggul siap menuju “Kenthir Got Talent”…hahaha…hahahaha…hidup kenthir teriakku saat kumemacu kuda kenthir.

Perut lapar selapar drum kosong, ku harus mencari sebuah desa. Dibawah pasti sebuah desa, Karena banyak lampu berkerlap kerlip…. Kuda kuturun dengan semangat…duk..duk..duk… yap… sampai ketanah, gedubrak dak duk dakak brak…brak …wadaow kuda kenthir jatuh lunggang langgang tak tentu arah rupanya rem sebelah kanannya macet. Aku berguling-guling , luntang pukang jatuh keatas rumput dan semak belukar dilantai tanah. Untungnya jatuh nggak sampe meledak, hehehe (emang orang kenthir udah jatuh masih tertawa). Wadaow… kuda kenthir kakinya patah … walah-walah planet kenthir ampun minta ampun, bisa-bisa gagal ikut Kenthir Got talent ….wuak lah aku muntah… jet lag menerpa atau kepalaku yang tambah kenthir, bluk aku pinggggsaaaannnnnn……***

***

Pagi yang indah, matahari bersinar cerah memancarkan cahaya yang merata dan menghangatkan seluruh Desa Rangkat. Disebuah warnet yang indah dengan plakat baru yang tertata rapi duduklah seorang wanita bercadar pemilik sekaligus penjaga warnet dialah Nyimas Herda yang sedang merapikan se-isi warnet. Disudut sana dijalan kecil berkerikil rapi melangkah dua orang anak perawan yang bernama Cinta dan Kine mengayun langkah dengan riangnya.

Nyimas Herda menyapa Cinta “hai, cinta & kine hendak kemanakah kalian?” ujarnya

“Oh, tante saya mau ke mall jalan-jalan menjumpai pujaan hati, Sang Rajawali” Cinta menjawab dengan santai.

“Oooo…gitu, hati-hati ya” ujar Nyimas Herda sambil tersenyum.

Nyimas Herda seorang wanita yang masih cukup muda tidak terlalu tua untuk seukuran desa Rangkat, namun dia belum mendapatkan jodohnya setelah pulang sebagai seorang TKW di Arab. Selain warnet Nyimas Herda juga menanam anggur dibelakang rumahnya, karena belum ada yang bertandang ke Warnetnya. Nyimas biasa menyiram pokok anggur yang berada 10 meter dihalaman belakang rumah. Sambil berdendang dia melangkah ke kebun anggurnya :

“hidup seorang TKW, sungguh sungguh melelahkan. Kini ku telah pulang ke desaku untuk menyiram dan menyayang anggur-anggurku yang indah seindah kesendirian seorang wanita… na .. na.. na.. anggur.. anggurku sayang” lantunnya.

Namun sungguh terkejut bukan kepalang dan bukan kelabang melihat pokok anggurnya pada rubuh berantakan ditanah (dia berpikir angin apa yang telah menghancurkan tanaman kesayangannya ini, kesialaan apa yang menimpannya).

Nyimas melangkah dengan perlahan, satu, dua, tiga hingga sepuluh langkah dia berhenti dan berucap “hei.. apakah gerangan dirimu itu yang didalam semak keluarlah atau kupentung dirimu!!!” itulah katanya karena dia melihat ada seekor kuda aneh sedang jongkok menindih seorang manusia yang tertelungkup didalam semak…. Bagai anak kambing yang sedang nete.

Karena penasaran Nyimas mendekat dan melihat dengan jelas disana tergolek tubuh seorang lelaki berbaju merah lengkap beserta ransel dipunggungnya (pikirnya : maling jenis apakah ini yang tidur didalam semak). Sambil mendorong-dorongkan keyboard rusak ditangannya untuk memastikan apakah si lelaki masih hidup sambil berucap “Hei…hei.. bangun , bangun, ngapain tidur disitu… kamu mau maling ya..hei.hhei “ kata Nyimas memaksa.

Ergh… ergh… oh .. apakah aku sudah mati, wahai malaikat bertopeng dimanakah aku ditempatkan Tuhanku… di Nerakakah atau di Surga?” ujar si lelaki berbaju merah sambil memalingkan wajahnya.

Nyimas terpana melihat ternyata lelaki berbaju merah itu seorang lelaki yang cukup cakep dengan wajah yang sedikit imut (hihihi… Nyimas berujar dihati, mungkin ini jodoh dari Tuhan…eh).

“oh, mas kenapa kok bisa tidur disitu, ini mah masih belum di Neraka atau di Surga mas… mas baru sadar ya?”

“eeeh.. lalu ini dimana wahai wanita bertopeng?” ujar si lelaki.

“sini biar saya bantu kamu berdiri, kita kerumah saya , tuh didepan sana” Nyimas sambil menunjuk rumahnya.

Sambil memapah si lelaki, Nyimas bertanya “ Mas dari mana hendak kemana?” tanyanya.

“saya mau ke Planet Kenthir, tapi kuda saya semalam salah dalam melakukan pendaratan sehingga kami seperti sekarang ini wahai wanita bertopeng” ujar si lelaki sambil melenguh dalam desah karena menahan sakit.

“Nih, minum dan berbaringlah disana, saya buatkan teh hangat desa Rangkat untukmu sebentar ya” ujar Nyimas.

Eeeehh, sekalian mie instantnya wahai wanita bertopeng, kami warga kenthir biasanya kalo pagi makan itu..ehhh”

Tanpa menjawab Nyimas melangkah kedapur sambil berujar dihati (enak aja ditolong malah nyuruh, untung aja cakep kalo nggak sudah ku minta Kades Yayok untuk ngurus nih orang).

Ting…. Tong… Ting … Tong (ada bel, bel warnet berbunyi tanda tamu telah tiba) itulah yang dipikir oleh Nyimas.

“Ooo… Uleng , mau browsing Leng ato mo kompas-kompasan dikompasiana… sana gih ambil tempat deh”

“Eeeh… Tante, bete nih dirumah, mending liat-liat siapa tahu ada jodoh di dunia maya”

Uleng seorang gadis cantik berjilbab coklat yang berbakti di Desa Rangkat sebagai seorang guru yang teladan anak Mommy dan pak Yayok Pemuka Desa, berujar didalam hati :

(“langit tampak cerah, tapi hati bagai mendung…. Uhh, engkau pria hujan….hiks”)

“Tante Nyimas minta air putih ya” ujar Uleng sambil melangkah ke belakang warnet.

“Tolong tante …. ada orang lagi nggak pake baju siapa dia tante!!!” ujar Uleng sambil teriak sambil sedikit teriak.

“ehmmm …. Maaf wahai wanita berkerudung coklat , aku hanya numpang sebentar disini , maaf kalo boleh tutup matamu , ku hendak ganti celana ….. ujar si lelaki (sok malu, padahal malu-maluin).

“Kamu siapa? Darimana? Mau kemana? Dan kenapa?….” tanya uleng sedikit malu (malu-maluin juga).

“namaku Herry Fleeboy Kenthir, dari desa dibalik gunung, hendak ke Planet Kenthir, mau jadi bintang Kenthir Got Talent….., hemmm… maaf kamu cantik banget, indah bagai bulan wahai wanita berkerudung coklat…hehehehe?” dasar fleeboy kenthir baru kenal langsung ngerayu.

“aku Uleng Tepu , gadis Rangkat anak Kepala Desa Rangkat yang Budiman….” Ujar uleng sambil tersipu. Dan berujar didalam hati :

“Sungguh angin tak berarah membawa hadiah dari sang surya bersama hangat pagi ini

inikah dia lelaki impian, lelaki kenthir yang tersesat, walau kenthir tetapi cakep”

“eehe….ehheee…. Uleng , lelaki ini lelaki Kenthir janganlah engkau berangan-angan , karena dia orang kenthir hendak menuju ke Planet kenthir, Desa Rangkat dan Planet Kenthir sudah lama tak bersahabat. Semenjak Kopral Kenthir yang sableng Kong Ragile namanya, telah membuat luka hati seorang perawan di Desa ini” ujar Nyimas melihat Uleng dalam lamunan dan dia tahu apa yang ada dibenak uleng, karena kesepian ditinggalkan lelaki hujan.

Selasa, 26 Oktober 2010

Hatiku, Hati si Anak Laut

Awan tak henti melaksanakan tugasnya membagi-bagi air disini ditanahku ini… huh, udara lembab dan dingin. Aku teringat kenangan pulang kampung beberapa bulan lalu, Kampung halaman yang telah cukup lama kutinggal dengan kenangan yang indah, kampung masa kecilku.

Saat malam yang lembab seperti saat ini, kebiasaanku saat kecil dulu saat di Kampung adalah berkumpul ditepi laut menikmati angin laut yang berderu dengan kencang sambil bermain-main dengan teman sebaya yang semuanya masih ada hubungan family. Itu saat-saat yang sangat menggembirakan ketika semua masih dapat tertawa indah dan hanya tertawa bersama dan duduk bermain memandang bulan dan bintang-bintang ditepi laut yang indah memantulkan cahaya benda angkasa diatas sana serta menyaksikan lampu-lampu kapal nelayan yang segera berlayar dimalam hari.

Kalaulah hendak kucurahkan dengan kata-kata tiada dapat kulukiskan keindahan kampung halamanku ini, betapa sempurnanya sebagai sebuah tempat dibanding tanah kuberpijak saat ini namun bagiku dimanapun kuberpijak disitulah kampung halamanku. Nun jauh disana ditengah pulau yang tak lebih besar dari pulau Batam di Sumatera dihimpit diantara selat Makasar dan pulau besar Kalimantan, berdirilah sebuah gunung yang dipuncaknya selalu berawan, itulah Gunung Sebatung, Gunung Bamega, Gunung Impian dialam nyataku dulu…. ya sejak dulu semasa kecil yang telah kutitipkan pada bumiku disana tuk menjaganya hingga hari ini masih tegak dengan cantik dan awannya.

Gunung Bamega merupakan berkah bagi pulau kecil kami, yang memisah diri dari pulau induknya di Kalimantan, karena dia-lah tanah kampungku menjadi indah dan lengkap keindahan alamnya, dari pantai berpasir putih bak berlian, air terjun yang tak hentinya mengalirkan air kehidupan, hutan indah yang sangat luas dan cahaya biru sang laut yang sangat luas, yang siap dan rela untuk kami peluk dengan erat dalam rasa cinta yang dalam.

Ingatku, ketika masa itu setiap pulang dari sekolah yang terletak diatas anak bukit pusat kota, kegiatan yang biasa kulakukan adalah mengambil alat pancingku, lalu kumelangkah menuju ke pelabuhan panjang yang jaraknya tak jauh dari rumahku yang kulalui dengan berjalan kaki. Memancing adalah hobby kecilku yang sangat menyenangkan bagaimana kudapat melihat ikan-ikan berenang indah dibawah jembatan, ya pemandangan yang sukar kujumpa saat ini. Air laut yang bening beriak indah menuju surut ketika siang. Seperti biasanya tak pernah kutak dapat ikan setiap kail rampang yang kumasukan ke air selalu saja berhasil mengait ikan di kailnya yang tajam dan kuat. Biasanya ikan yang kudapat ikan baronang dan ikan kipar yang banyak terdapat dibawah jembatan… ikan ini merupakan kesenanganku untuk kumasak saat makan malam. Memang kebiasaanku yang satu ini tidaklah wajar karena mama dirumah pasti udah memasak ikan juga, tapi dasar anak laut hati kami tak akan jauh dari laut.

Saat telah puas memancing dengan rampang biasanya kuberalih memancing kepiting tepat dibawah jembatan pelabuhan panjang. Memancing kepiting dan menikmati daging kepiting hasil tangkapan sendiri sungguh terasa lebih lezat , dan saat ini menjadi suatu yang kurindu jauh dilubuk hati. Sangat mudah tuk menangkap barang 10 ekor kepiting saat itu, modalku cuma berupa beberapa ketuyung atau keong laut yang banyak kudapat ditepi laut saat surut air hingga ke dasar. Hups… benang nilon disudut sana mengencang, wah ini kepiting yang besar. Kuambil serok jala yang kubawa dalam tas bekas sekolah yang telah butut, pelan-pelan ku ciduk dari bawah tubuh sang kepiting yang tak sadar menikmati umpan daging keong yang segar, yap dapat… senang rasanya. Senang rasanya malam ini minta mama buatkan bumbu…..

Hati anak laut ini tak lepas mengingat itu saat air telah naik pasang hingga menutup kaki-kaki jembatan yang panjang, aku pun beringsut pulang. Mama pasti akan marah padaku karena aku anak laut yang liar hanya menikmati hidupku saja.

Selain memancing, kuingat sewaktu kecil dulu disiang hari saat air pasang telah naik maka lorong-lorong gang di kampungku yang masih berupa jembatan kayu ulin akan terendam tinggi untuk menarik semua yang disisi dalam kampung ke laut yang luas.

Saat itulah, disaat air telah pasang maka aku dan teman-teman biasa berenang melalui jembatan setapak setiap gang beberapa kelurahan di Kotaku, menuju batas laut dan jaraknya cukup jauh bisa berkilo meter dari rumah, namun karena arus air laut yang kami tunggangi mengalir sesuai kodratnya jarak itu hanyalah sebentar membawa kami ke laut. Wahai riak halus gelombang laut yang telah membawa kami ke batas laut tak akan pernah kulupakan jasamu itu. Setelah sampai di batas laut kami naik kesisi atas jembatan panjang dan mencari kapal-kapal datang dari Sulawesi yang merapat di Pelabuhan panjang.

Inilah saatnya anak-anak laut sepertiku beraksi menaiki kapal tertinggi melompat dengan senang masuk kedalam pelukan laut yang hangat disiang hari buta. Ya siang hari buta saat sang matahari sanggup membakar kulit kami, tapi tak kurasakan. Rambut kami jadi agak merah karena hampir setiap hari meloncat memeluk laut, sungguh indah masa itu… inilah hati si anak laut.

Hatiku hati si Anak Laut, kami keras bersahabat dengan mentari hingga membakar kulit kami

Hatiku hati si Anak Laut, kami tangguh bagaikan cumi yang melenggok tak kenal takut akan hiu

Hatiku hati si Anak Laut, kami cinta laut kami , kami cinta ikan-ikan kami, kami cinta kepiting-keping kami, kami haus menikmati air laut yang asin karena darah kami bercampur dengan garam-garam murni sang laut.

Hatiku hati si Anak Laut, badai dan gegap petir bukanlah halangan bagi kami menikmati angin laut dimalam hari yang menampar setiap sisi wajah kami……………………………. Hatiku hati si Anak Laut.

Cukup dulu untuk kisah kecil si Anak laut yang kini telah lama tak kelautku lagi, tak seperti masa dulu saat laut dapat selalu dicumbu dengan mesranya, saat angin laut dapat membelai dengan halusnya, saat mentari mampu memerahkan rambut dan menghitamkan kulit kami.

Tulisan ini ku dedikasikan untuk rinduku akan Laut dan Gunung Bamega yang kutinggal dalam cinta di Kampung indahku nun jauh disana.

sebagian gambar dari uncle google

Minggu, 24 Oktober 2010

Kekasih Malamku


Suatu masa kupernah mendekap seorang kekasih yang hadir hanya ditiap malamku saja. Indah cinta didalam gelap membutakan hasratku untuk mencumbunya dalam gelas asmara yang mendidih bak air bergejolak hendak berontak dari atas api yang panas.

Kutemukan dirinya sedang terduduk dalam diam, merenung dalam sunyi, mengambang bak awan hitam yang sedang bergerak membawa beban berat ke negeri antah berantah.

Begitulah awal Kutemukan kekasih malamku, sedang sendiri dalam rona kehampaan.

Kekasih malamku tak mampu ku jangkau hatimu karena kerasnya bumi mengubur mimpiku. Walau begitu yang kutahu, kuhanya cinta, rindu dan dendam pada dirimu.

Kekasih malamku yang terdiam dalam asa, sungguh kusesal diri ini yang tak mampu menghapus rona hitam diwajahmu. Walau kutahu kau tak mengharapku lakukan itu.

Kekasih malamku maafkan aku dengan seribu dosaku padamu, kita hanya mampu bertemu seperti ini, disaat malam telah turun menutup hasrat kau dan aku dalam kegelapan semu yang membeku.

Seandai pagi membangunkanmu dalam lamunan malammu, kurela melepas sehelai napas jiwaku karena engkau layak tuk mencinta dan dicinta….. oh tapi n’tah mengapa mereka selalu menghinamu dalam rajam-rajam kata yang tak mampu ku ungkapkan melalui suara.

Suatu kala pernah kubertanya padamu duhai kekasih malamku, apakah engkau kecewa dengan pertemuan kita yang hanya dipenghujung waktu, ataukah kau tak rela berpisah denganku, karena kusanggup membuat hatimu bersinar kembali seperti cahaya mentari yang bersinar lembut dipagi hari.

Seabad rasa kurajut bersamamu menembus batas waktu dan mimpi, hampir malam tak berujung engkau selalu menanti kehadiranku dalam kelam kau lalu hanya untuk menyapaku, maaf ku tak sanggup lagi bersayup sepi tanpa kabar pada dunia bahwa engkau kekasihku.

Namun yang kutahu engkau tak mendengar … engkau hanya berlari karna rasa takut akan murkanya kekasih jahanam yang kerap melukaimu dengan bengis. Duhai kekasih malamku berlarilah engkau sepuasmu ku siap menunggumu lagi disini esok malam turun menutup.

Sungguh resah hati menunggu kehadiranmu yang tak kunjung tiba ditempat biasa kita memadu janji, gundah tak mampu ku kekang. Tak kusadar jiwa ini menuntunku menyusur langkah yang biasa engkau lalui kekasih malamku.

Oh…..tidak!!! jiwaku seakan hendak keluar mengejar nyawamu ke angkasa, disana tubuhmu tergolek, lemah, bisu, bak patung lilin merah yang melepuh.

Kekasih malam yang kucinta dengan segenap rasa berakhir tragis, meninggalkan perih hati yang teramat dalam lebih dalam dari kekasih penariku dulu, dia direnggut maut saat malam menutup mata diterjang kuda besi yang tak berhati.

cukup dulu untuk kekasih malamku, ku kirim hasrat dan doa bagimu bahagia disana, amin.

gambar seperti biasa dari uncle google.

Kekasih Penariku

Alkisah kupunya seorang mantan kekasih yang berprofesi sebagai seorang penari. Dia indah bagaikan biola, selalu bergoyang tak kenal lelah karena cinta pada tariannya.

Janganlah engkau berburuk sangka dia seorang penari yang berdendang liar seperti dikota-kota besar, karena penariku ini adalah penari yang melenggokkan badan sebagai penari tarian negerinya.

Cintaku padamu wahai penari tak dapat kulukiskan, walau hanya bayang parasmu pun sudah cukup mengobati dahaga rinduku. Wahai penari engkau bukan hanya seorang wanita yang baik tapi juga berbudi.

Rambutnya ikal bergelombang dan panjang hingga ke ujung pundak. Hidung mancungnya indah bak bulan sabit menggantung disudut langit. Wajahnya halus bersinar seindah purnama.

Sungguh indah wahai engkau kekasih penariku.

Ingatkah engkau wahai penari, saat pertama kita bertemu, kuterpana memandang engkau dalam karya senimu yang bergelombang dalam irama dendang sang jiwa.

Ingatkah engkau wahai penari, saat pertama kusentuh tanganmu dalam rasa mengenalmu, sungguh saat itu getar jiwa telah mengalir bersama hangatnya tanganmu yang lembab dingin berkeringat karena t’lah kau curahkan kehausan cinta senimu itu.

Ingatkah engkau wahai penari, saat pertama kita pergi bermalam minggu yang pertama, betapa malunya aku karena engkau selalu tersenyum senang, sedang kuresah menahan rasa mengucap kata untuk mengecupmu.

Ingatkah engkau wahai penari, saat pertama kukecup tangan halusmu dan mengatakan maukah engkau jadi kasihku, bagai lepas seluruh jiwa dan beban melihatmu mengangguk.

Ingatkah engkau wahai penari, saat pertama dan terakhir kali kuinjak ruangan nan luas dan tak bertepi tempatmu melatih karya mengukir seni, sungguh itu saat yang menyakitkan ketika kulihat engkau sedang duduk bergandeng dengan lelaki sialan itu bergenggam tangan bak mempelai. Tentunya engkau tak ingat karena kau tak lihat diriku disudut sini.

Aliran waktu tak dapat ditahan, beratnya rasa tak mampu kubendung, cukuplah sudah kisah kasihku dengan seorang penari yang hampir mengiris hatiku, hanya karena kuyakin engkau penari negeri, pastinya setiamu seindah senimu.

Well , selamat malam wahai kekasih penariku.


gambar seperti biasa dari uncle google.

Sabtu, 23 Oktober 2010

Tingkatan Selingkuh dari Sudut Pandang Resiko

Memang kalo manusia pikirannya banyak lendir maka inspirasi yang keluar pasti aja nggak jauh-jauh dari Seks baik tips maupun tata caranya. Nah lo, jadi kalo aku tulis inspirasi ini apakah berarti otakku emang banyak lendirnya padahal kuhanya ingin menjelaskan hal ini sebagai informasi bagi rekan-rekan Kompasianer bahwa ada beberapa jenis selingkuh yang sah-sah saja jika anda lakukan dan bagi yang diselingkuhi tidak perlu langsung emosi, tapi mari kita lihat dulu tingkat resiko dan akibatnya.

Well, kelihatannya kalimat pembuka diatas cukup memuaskan hasratku. Cukup bagus dan kelihatan cukup berkelas kayaknya *memuji diri sendiri MODE ON*. Malam Jum’at Dunia seakan lebih tenang, setelah mengikuti pengajian nggak ada salahnya sedikit memberi inspirasi bagi rekan-rekan sekalian, syukur-syukur dianggap pahala “Amien”.

Oke sekarang mari kita analisa tingkatan selingkuh dan resiko serta akibat yang ditimbulkannya, namun sebelum kita melangkah lebih lanjut lebih baiknya kita tahu dulu arti kata selingkuh itu sendiri. Selingkuh berarti melakukan suatu secara diam-diam tanpa diketahui oleh pasangan dalam konteks yang masih tidak jauh dari urusan penyelewengan cinta dan hasrat. Tingkatan selingkuh dibawah pada dasarnya berlaku umum baik yang dilakukan oleh pria pada wanita atau yang dilakukan oleh wanita pada pria dan cendrung efeknya sama. Mengingat hal tersebut cukup relevan terhadap fenomena selingkuh yang telah berubah menjadi “gaya hidup” atau “rahasia umum” dalam masyarakat kita saat ini, maka dengan ini saya persembahkan tingkatan selingkuh dan resiko serta akibatnya, ini Nih :

SELINGKUH #1

· Selingkuh tingkat pertama, merupakan penyelewengan tingkat dasar yang biasanya masih pada tahap selingkuh pandangan. Selingkuh pandangan cendrung dilakukan oleh para lelaki atau suami yang hobby-nya menikmati kemolekan tubuh dari wanita lain baik melalui media cetak maupun media elektronik (nah lo, kok bisa hobby yang menyenangkan ini masuk kategori selingkuh). Tentulah hal ini tidak akan masuk kategori selingkuh apabila hobby ini diketahui dan dimaklumi oleh pasangannya. Nah, bagi anda yang memiliki hobby membaca dan nonton film “gituan” secara diam-diam berarti anda tidak berhak mengklaim bahwa anda 100% setia terhadap pasangan anda.

Resiko : Jika ketahuan resikonya pun kecil paling-paling pasangan anda akan bilang “kamu tahu nggak nonton gituan itu dosa”. Akibatnya : bagi yang dalam masa berpacaran anda harus siap-siap pacar anda akan sedikit menjaga jarak, karena takut anda akan praktekkan apa yang anda tonton tersebut. Apalagi kalau pacar anda seorang wanita yang tingkat keimanannya cukup baik.

SELINGKUH #2

· Selingkuh tingkat kedua merupakan penyelewengan yang dilakukan oleh pasangan melalui kata-kata baik yang dilakukannya secara lisan atau tertulis via SMS maupun Email (berkompasiana tentu tidak dong..hehehehe). Tentu anda bertanya kata-kata yang seperti apa, well saya akan jawab bahwa kata-kata dimaksud merujuk kepada istilah-istilah yang berhubungan dengan rayuan baik gombal maupun polister yang diucapkan atau diketik via sms tanpa sepengetahuan pasangannya.

Resiko : Jika ketahuan resikonya minimal anda akan mendapat rajukan berhari-hari akan dicuekin oleh pasangan dan sebelumnya pasti udah dimarahin, malah kadang-kadang anda bisa kena maki atau hape anda akan pecah kena banting pasangan. Akibatnya : pasangan anda akan selalu mengawasi hobby bersosialisasi anda maupun ber-sms dimasa yang akan datang, plus mungkin hape anda akan ditahannya atau nomor keluar hape anda akan dibatasi (Hehehe, kacian deh lo).

SELINGKUH #3

· Selingkuh tingkat ketiga merupakan penyelewengan tingkat sedang yang bisa bermetamorfosis menjadi tingkat berat apabila dilakukan secara berlarut-larut, selingkuh tingkat ini telah memainkan peranan hati dan cinta atau nafsu karena ini sulit untuk dijelaskan, hanya anda yang mampu memilahnya. Alasan klasik yang menjadi penyebab terjadinya selingkuh tingkat ini adalah menyangkut hubungan yang kurang baik dalam pernikahan maupun masa-masa berpacaran. Sebagai contoh berapa banyak dari kita yang mencurahkan perasaan pada perempuan lain dan itu terasa nyaman, atau merasakan perasaan cinta pada pasangan lama anda atau CLBK. Mari kita jujur kenapa itu bisa terjadi, tentunya itu bisa terjadi karena hubungan yang kita jalin dengan pasangan telah mengalami degradasi atau penurunan baik secara kualitas maupun kuantitas sehingga kenyamanan berpindah ke wanita atau pria lainnya.

Resiko : jika tingkatan selingkuh ini sampai ketahuan oleh pasangan anda, resiko yang anda hadapi cendrung cukup besar karena biasanya pasangan yang mengetahui bahwa anda lebih nyaman bercurhat ria sambil berpegangan tangan dan minum air dalam gelas yang sama percayalah, anda pasti kena kartu kuning dan pasangan biasanya akan sulit mempercayai anda lagi dimasa yang akan datang atau malah dia akan membalas perbuatan anda ini dengan perbuatan yang sama. Akibatnya : bagi yang sudah menikah dia akan berkata : “aku sakit hati padamu janganlah kau dekati aku dulu, engkau tak tahu bagaimana rasanya dikhianati”. Sedang bagi yang masih dalam masa berpacaran dia akan berkata : “sebaiknya kita break aja dulu mungkin itu yang terbaik bagi kita” (tinggal anda sendiri bengong tanpa ada kebengongan dikepala).

SELINGKUH #4

Selingkuh tingkat keempat merupakan Bapaknya penyelewengan karena selain telah memiliki tiga tipe selingkuh diatas, pada tingkatan ini pelaku sudah melangkah ke Zona fisik atau Zona seks, baik yang dilakukan bersama wanita biasa-biasa saja, maupun dengan wanita penjaja seks. Nota bene seks yang dilakukan tanpa mengkhianati pasangan saja udah ada hukumnya baik agama maupun moral, apalagi ini dilakukan oleh mereka yang telah berpasangan. Saya yakinkan bahwa balasannya pasti 2 kali lipat.

Resiko : selingkuh yang ketahuan pada tingkatan ini resikonya kartu merah, dan yakinlah pasangan wanita anda akan merasa jijik dan muak jika disentuh oleh anda, boro-boro masih mau percaya pada anda, dicium aja dia udah nggak mau lagi. Akibatnya : bagi anda yang sudah menikah maka bersiap-siaplah mendengar kata ini “Papa ceraikan aku, ceraikan aku, aku muak padamu!!!” , bagi yang masih berpacaran “setan lue pergi sana aku sudah nggak mau lagi liat muka lue yang busuk itu!!”. Parahnya lagi mungkin anda harus keluar dari rumah atau malah dia yang minggat kerumah orang tuanya. Akibat yang tidak kalah parahnya bagi anda yang senang berselingkuh dengan PSK diluar sana, berdo’alah semoga tak ada satu penyakit pun yang akan anda derita saat ini maupun nanti.

Well done, my brother and my sister penghuni Kompasiana, tinggal anda yang memilih jenis selingkuh seperti apa yang telah engkau lakukan pada pasanganmu. Namun demikian apabila anda berselingkuh dan diketahui oleh pasangan. Atau ketika anda mengetahui pasangan anda berselingkuh, maka cam-kan kalimat dibawah ini :

“Selingkuh terjadi karena kita maupun pasangan tidak begitu kuat meletakkan pondasi rasa sayang dan kepercayaan sebagai pengikat suatu hubungan, so marilah masing-masing dari kita menggali kedalam diri untuk Introspeksi apa yang kurang dalam hubungan cinta kita dan selanjutnya jadikan sebuah hubungan cinta menjadi dinamis, berwarna serta penuh kehangatan dalam canda ”