Hem… semalam hujan, kemarin hujan, kemarinnya lagi gerimis. Alam kelihatannya emang sudah malas bersahabat dengan kita. Tapi itu sih baru hujan, sedang saudara-saudara kita di Wasior, Mentawai dan Merapi lebih menggenaskan lagi.
Tapi hidup memang harus berjalan teruuuuuussssss… apapun yang terjadi. Okelah tulisan ini kuharap bisa menjadi bekal rantang bontot Inspirasi bagi kita di Pagi yang cerah malu-malu ini :
Rantang #1
“Saat kita bangun di pagi hari, kita punya 2 pilihan sederhana, kembali tidur dan bermimpi atau segera bangun mengejar mimpi-mimpi kita, karena Pilihan sepenuhnya milik kita” Mohon maaf selain hari minggu mimpi berkeringat masih bisa diterusin.
Rantang #2
“Jangan biarkan seseorang menjadi Prioritas dalam hidup kita, Ketika kita hanya menjadi Pilihan untuk hidupnya, suatu hubungan harus berjalan dengan baik ketika itu semua seimbang”. Mohon maaf selain Bos Ente , gajian-nggak gajian ente harus tetap menjadikan tempat anda mencari sesuap nasi plus semangkok berlian harus tetap menjadi Prioritas.
Rantang #3
“Jangan pernah berkata SIBUK, NGGAK PUNYA WAKTU…. Karena saat kita berkata sibuk, maka kita tidak akan bebas. Ketika kita berkata tidak punya waktu, maka kita tidak akan pernah punya waktu, ketika kita menunda sesuatu maka hari esok sebenarnya tak akan pernah datang” Mohon maaf kalo perlu pura-pura nggak sibuk aja walaupun sibuk jangan diperlihatkan dan katakan pada orang lain.
Rantang #4
“Janganlah kita memberitahukan apa yang dipikiran kita akan persepsi diri, karena orang yang menyukai kita tidak memerlukan itu, dan orang yang tidak menyukai kita tidak akan mempercayainya” Mohon maaf karena persepsi diri sebaiknya diungkapkan dalam riak tawa dan canda.
Rantang #5
“Adakala-nya kita membuat mereka yang peduli pada kita menangis dan adakala-nya kita menangis untuk seseorang yang tidak memperdulikan kita, dan kadang kala tanpa disadari kita peduli kepada seseorang yang tidak pernah menangis untuk kita. Itulah kenyataan hidup, berharaplah kita menyadarinya, semua belum terlambat … berubahlah.” Mohon maaf mari kita menangisi diri dan batin kita dahulu lalu menangisi kekasih hati … agar tumbuh rasa simpati dan empati yang tulus.
Rantang #6
“Janganlah kita membuat janji saat kita dalam keadaan senang gembira, jangan membalas kata-kata ketika kita sedang sedih, jangan mengambil keputusan saat kita sedang marah. Maka marilah kita berpikir dua kali dalam setiap bertindak agar hasilnya mengganda”. Mohon maaf isi rantang ini silakan ditelan aja langsung.
Rantang #7
“Waktu seperti angkasa dan sungai, kita tidak bisa menyentuh air dan angin yang sama untuk kedua kalinya, karena air dan angin yang telah mengalir akan terus berlalu dan tidak akan pernah kembali” Mohon maaf karena isi rantang ini anak SD aja tahu kok.
Rantang #8
“Panjatkan do’a dalam hati, tataplah pintu keluar rumah kita dalam sujud hanya mengucap Asma-Nya saat hendak memetik sedikit dari karunia Dunia”. Mohon maaf isi rantang dinamakan berdoa.
Cukup dulu hakikat rantang isi #8 yang kita bawa dipagi hari ini. Amien.
Gambar dari Uncle Google.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar